• Knowledge is power

    Sir Francis Bacon was the first person attributed to the phrase "Knowledge is Power'. It dates back to 1597 when he published the maxim in his book, "Meditationes Sacrae and Human Philosophy'.

  • The best way to predict the future is to invent it.

    Alan Kay (1971) attributed to this pharase at a 1971 meeting of PARC, a research and development company in Palo Alto, California, with a distinguished reputation for its contributions to information technology and hardware systems.

  • E = mc²

    The equation E = mc², in which energy is put equal to mass, multiplied by the square of the velocity of light, showed that very small amounts of mass may be converted into a very large amount of energy and vice versa. The mass and energy were in fact equivalent. Albert Einstein in Atomic Physics (1948).

  • The power of communication

    The power of communication of thoughts and opinions is the gift of God, and the freedom of it is the source of all science, the first fruits and the ultimate happiness of society; and therefore it seems to follow, that human laws ought not to interpose, nay, cannot interpose, to prevent the communication of sentiments and opinions in voluntary assemblies of men. Eyre, L.C.J., Hardy's Case (1794), 24 How. St. Tr. 206; reported in James William Norton-Kyshe, The Dictionary of Legal Quotations (1904), p. 99.

  • Don’t ever forget the history!

    Soekarno, speech at Independence Day August 17, 1961 his last quotes before his downfall.

Showing posts with label Android. Show all posts
Showing posts with label Android. Show all posts

Friday, October 14, 2016

Mengatasi Google Chrome yang Lemot



Logo dari Google Chrome



Sekilas tentang Google Chrome

Google Chrome adalah browser yang semakin populer saat ini. Bahkan secara statistik penggunaanya adalah nomer 1 untuk web browser. Sejak tahun 2012 Chrome sudah melampaui pengguna Internet Explorer dan juga sejak tahun 2011 terhadap Mozilla Firefox. Keperkasaan Chrome terus terjaga karena pasar telepon seluler juga dikuasai oleh produk Google yaitu Android.

Google chrome tersedia untuk berbagai macam platform yaitu komputer berbasis Windows, Apple Macs, Linux sampai dengan platform seluler seperti Android dan juga Apple iOS.

Sejak April 2016 Chrome terbaru tidak lagi mendukung Windows XP dan Vista. Versi terakhir yang tersedia untuk Windows XP dan Vista adalah versi 49.0.2623.112.

Perjalanan Perubahan Desain dari Logo Chrome


Seiring Dengan Waktu Berjalan

Pada waktu awal mencoba menggunakan Google Chrome saya mencoba membandingkannya dengan browser utama saya saat itu yaitu Mozilla Firefox, dan juga browser kedua saya yaitu Opera (pada saat itu Opera masih menggunakan Presto engine buatan mereka sendiri). Yang menjadi perhatian saat itu adalah dalam penggunaan RAM (memory). Saya menyimpulkan bahwa pengunaan RAM untuk Chrome hampir setara atau hanya sedikit unggul dari Firefox apabila tab yang dibuka hanya satu atau dua. Untuk browsing dengan banyak tab keunggulan tersebut menurun bahkan terkadang penggunaan RAM Chrome bisa lebih besar. 

Note: Untuk Opera sebenarnya adalah browser yang bagus dan penggunaan RAM nya juga unggul tapi saya jarang menggunakannya karena banyak website yang kurang kompatibel dengan web browser Opera yang saat itu masih menggunakan Presto Engine. Untuk preview saya tentang Chrome bisa anda baca di Preview saya tentang google-chrome tahun 2008.

Seiring dengan perjalanan waktu program dari web browser semakin maju, canggih dan semakin kompleks, hal itu menyebabkan program Chrome lama kelamaan menggunakan sumberdaya komputer yang semakin besar hal itu membuat chrome juga menjadi lambat atau "lemot".

Contoh Grafik Perbandingan Penggunaan Memory antara Chrome dengan Firefox
Gambar diambil dari www.techpp.com

Cara Mengatasi Google Chrome yang Lemot

Untuk meningkatkan kinerja dari Chrome anda bisa melakukan tips dibawah ini:
  • Selalu gunakan versi Chrome yang paling baru / Terus Update Chrome yang anda gunakan. Para programmer Chrome selalu melakukan inovasi untuk meningkatkan kinerja dan juga mengatasi bug dari Chrome. Contohnya Chrome 54 yang keluar pada 12 Oktober 2016 menggunakan Java Script terbaru yang membantu kinerja dari Chrome. 
  • Bersihkan history dari Browser anda. Anda bisa melakukannya dengan masuk ke chrome://settings/ lalu pilih Show advanced settings…  lalu di tab pilih Privacy silahkan pilih  Clear browsing data... 

Clear Browsing Data

Lakukan Test dengan Menggunakan Mode incognito

Mode incognito adalah mode private dimana browser tidak akan menyimpan data apapun selama penggunaannya. Tapi mode ini juga memiliki kegunaan untuk test singkat, karena saat mengunakan mode ini semua ekstensi tambahan diluar program utama Chrome akan di non-aktifkan.

Untuk masuk ke mode ini di komputer anda bisa memilih:


  1. Open Chrome.
  2. At the top right, click More More.
  3. Select New Incognito Window.
  4. A new window will open with a gray incognito icon Incognito mode.
  5. Tips: Anda juga bisa menggunakan keyboard shortcut untuk membuka jendela incognito. Dengan menekan Ctrl + Shift + N (Windows, Linux, & Chrome OS) atau ⌘ + Shift + N (Mac).
  6. To menutup mode incognito tutup saja semua jendela incognito:
  7. Pilih jendela incognito.
  8. Pilih Close Close di pojok kanan atas.​

Mode Incognito

Apabila kinerja browser anda normal/cepat di mode incognito maka yang anda harus lakukan:
  • Jangan menggunakan terlalu banyak add-on / Extension. Dan periksa apakah Extention yang anda pasang masih kompatibel dengan versi Chrome yang saat ini anda gunakan. Coba buang / matikan Extension yang tidak perlu.
  • Lindungi komputer anda dari virus dengan anti virus yang terpercaya seperti Kapersky, Avast atau Avira. Dan lakukan scan agar tidak ada virus yang menggangu kinerja komputer anda.


Chrome Extensions


Demikianlah tips yang saya miliki mengenai Google Chrome. Semoga bermanfaat.
Share:

Tuesday, March 29, 2016

Acer Aconia Tab A101 Bricked (unsolved case)

Setelah sekian lama absen dari dunia Android saya mendapatkan kasus baru saat kawan saya membawa Tablet Acer Aconia 101. Keadann Tablet ini ternyata bricked dimana saat coba dinyalakan, tidak ada tampilan apa-apa alias hitam gelap. Tombol power masih bisa menyala dan juga tombol home akan nyala backlightnya apabila ditekan.



Gambar unit dari theunlockr.com


Saya coba melakukan reset (dengan menekan tombol reset dikiri bawah), tapi tidak ada perubahan apa-apa. Saya coba hard reset dengan kombinasi tombol power + volume up atau power + volume down juga percuma / tidak memberikan hasil apa-apa. 

Saat saya coba riset lebih lanjut dengan mencari artikel di forum forum.xda-developers.com khususnya forum.xda-developers.com/showthread.php?t=1692087 maupun di web (contohnya: www.androidtablets.net ) ternyata banyak user juga mengalami masalah yang serupa. Kondisi yang mungkin terjadi:

  1. Kerusakan Port Charger: setelah saya coba charge dengan charger asli bawaan dari tablet ini ternyata tablet bisa dicharge dengan lancar jadi bukan ini masalahnya
  2. Kerusakan memory
  3. Kerusakan motherboard

Sesuai dengan informasi di atas ternyata jawaban dari service center Acer sendiri membenarkan hal itu bahwa kerusakan ada pada motherboard unit tablet itu.

Demikianlah alhasil tablet itu gagal diperbaiki dan saya kembalikan ke yang bersangkutan. Dan saya simpulkan tablet Acer tipe yang satu ini memang bermasalah dan rentan terhadap kerusakan.



Catatan Tambahan:
  • Acer Aconia TAB A101 memiliki spek yang mirip dengan TABA100, perbedannya A100 adalah wifi only, sedangkan A101 mendukung GSM/HSDPA.
  • Acer Aconia A101 dan A100 menggunakan chipset Nvidia Tegra 2 T20. Spek lengkap bisa dilihat di www.gsmarena.com
  • Agar bisa terhubung dgn PC anda membutuhkan driver usb khusus. Driver bisa diunduh di: global-download.acer.com


Share:

Wednesday, April 01, 2015

Galaxy Note 1 N7000 dan Galaxy S Advance lemot setelah Upgrade ke Jelly Bean

Beberapa hari yang lalu kawan saya membeli Samsung Galaxy Note 1 N7000 second-hand via online. Alkisah dia mendapatkan masalah di unit ini. Awalnya gadget itu berjalan mulus, tapi setelah dia memasang beberapa aplikasi gadget itu mengalami penurunan performa aka mejadi lemot. Dia menjadi bingung lalu bertanya kepada saya apa yang harus dilakukan.

Pertama-tama saya mengidentifikasi masalah yang ada pada gadgetnya. Setelah saya melakukan riset singkat online, permasalahan ini ternyata tidak langka dan banyak yang mengalami hal yang sama. Masalah ini terjadi apabila Note tersebut di upgrade versi os-nya dari Android OS, v2.3.5 (Gingerbread) ke v4.1.2 (Jelly Bean). Dan saya konfirmasikan bahwa teman saya juga menggunakan versi os Jelly Bean.

Melihat hal itu saya teringat akan pengalaman saya pribadi menggunakan Samsung Galaxy S Advance. Setelah saya melakukan upgrade os (bahkan saya melakukan upgrade di Service Center Resmi Samsung), saya mengalami kasus lemot tersebut. Bahkan setelah upgrade ke Jelly Bean, saya tidak bisa bermain game apapun di Samsung GSA saya karena sangat lemot. Hal ini diakibatnya ternyata os Jelly Bean yang dirilis oleh samsung masih belum sempurna dan maksimal untuk hardware gadget tersebut.

Pada kasus Samsung GSA saya, saya memilih untuk menggunakan ROM os lain. Untuk Samsung GSA saya pilih menggunakan versi Light JB (link: forum.xda-developers.com). Dan alhasil gadget saya itu berjalan mulus seperti saat masih menggunakan versi awal Gingerbread. Dikemudian hari saya lalu mencoba menggunakan costum ROM CarbonRom Kitkat [janice][4.4.4] (link: forum.xda-developers.com dan sejauh ini saya masih merasa ROM ini cukup layak untuk dipergunakan di Samsung GSA saya.

Maka untuk mengatasi masalah lemot setelah upgrade os di gadget anda, saya sarankan untuk mencoba mencari ROM lain untuk dipergunakan di gadget anda. Tapi sebelum mengaplikasikannya saya sarankan untuk belajar dahulu cara flash ROM yang baik dan benar agar jangan sampai gadget anda malah menjadi rusak atau bricked. Saya masih belum menjajal secara langsung flashing untuk Galaxy Note N7000 milik kawan saya tersebut sehingga saya belum bisa membagikan langkah-langkahnya disini. Tapi tidak menutup kemungkinan kelak saya akan membuat artikel lanjutan mengenai hal tersebut.


Galaxy S Advance - Menggunakan ROM CarbonRom Kitkat


Update terbaru, saya tidak sempat mengoprek Galaxy Note 1 karena teman saya ternyata sudah menjual hp itu sebelum sempat saya bedah. Tapi akan saya berikan beberapa link yang berguna untuk para user Note 1.

Berikut adalah link yang berguna untuk pengguna Galaxy Note 1:







Share:

Sunday, January 11, 2015

Mengatasi Bootloop / Stuck di Logo untuk LG L1 II E410

Baru saja saya mendapatkan kasus handphone Android tipe LG L1 II E410 yang stuck di Logo LG saat dinyalakan. akhirnya saya browsing ke sana-sini untuk mencoba mengatasi permasalahan itu. Cara yang saya coba adalah:
  • Reset ke settingan awal via software, gagal cara ini tidak mengatasi permasalahan saya. Cara saya dapatkan dari www.resettoo.com
  • Flash firmware. Cara saya dapatkan dari www.kaskus.co.idforum.xda-developers.combimahardi31.blogspot.com dan berhasil. Saya mendapatkan fungsi handphone saya kembali dengan cara ini. Dan seperti yang saya lihat di XDA-Developer, cara ini bisa dipergunakan untuh flash produk handphone LG yang lainnya, dengan menyesuaikan tipe hp anda dengan tipe firmware untuk diaplikasikan.
  
LG L1 II E410 (gambar dari GSMArena)
 
Cara reset ulang (Hard Reset) sesuai petunjuk:
  • Download dulu aplikasi yang dibutuhkan dari dl.boxcloud.com
  • Extract file yang diunduh
  • Salinlah 2 file "AdbWinApi.dll" & "adb" ke folder "C:\Windows\System32" yang ada di komputer anda.
  • Nyalakan hape anda ke Recovery Mode (tahan tombol volume atas + tombol power), lalu sambungkan hape anda dengan / via kabel USB.
  • Jalankan file program " Hard Reset E415f " atau buka CMD (command prompt) dan ketik " adb reboot recovery " .
  • Pilih Reset Mobile dan apabila sukses handphone akan menyala dengan kondisi awal.
Tapi sayangnya cara reset itu tidak berhasil sehingga saya putuskan untuk melakukan flash firmware ulang dengan cara yang saya dapatkan di  www.kaskus.co.idforum.xda-developers.com & bimahardi31.blogspot.com
Petunjuk flashnya saya akan ambil dari bimahardi31.blogspot.com tetapi karena file yang tertulis di blog itu sudah expired saya akan ganti dengan sumber download dari saya sendiri dan juga cara akan saya edit sesuai dengan pengalaman yang sudah saya buktikan sendiri juga, yaitu:


Bahan-bahan:
  1. LG USB Mobile Driver & B2CAppSetup.exe Download:www.4shared.com
  2. KDZ Updater Download di forum.xda-developers.com
  3. Firmware/ROM yang akan dipakai: www.4shared.com (warning: ukuran file ini cukup besar)
 
 Langkah-langkah:
(Saya beranggapan bahan-bahan semua sudah didownload dan diinstall.)

  1. Pastikan USB Driver Telah ter-Install dan Terdeteksi di PC, (untuk test anda bisa lihat di LGMobile Support Tool apakah handphone anda sudah ada / terdektesi disana atau belum). Lalu disable LGE Virtual Modem *penting* caranya: ke Control Panel - Device Manager - Modems (klik kanan modem lalu Disable.
  2. Install BC2APP.exe
  3. Ekstrak file kdz updater yg didownload tadi dan jalankan file msxml.msi (apabila anda belum pernah install msxml, apabila sudah ada anda bisa lewati langkah ini).
  4. Matikan handphone, setelah mati tekan Tombol Volume Down (tahan) sambil sambungkan handphone amda menggunakan kabel Usb ke PC dan akan masuk ke download mode (dikasus saya tidak ada tampilan baru dan hanya tetap stuck di logo LG).
  5. Jalankan KDZ_Updater.exe
  6. Select Type = 3GQCT dan Phone Mode = Emergency
  7. Di KDZ Updater, KDZ Filenya, pilih data firmware yg berformat .kdz, (contoh: V10D_00.kdz) yang udah di download sebelumnya.
  8. Klik tombol Launch Software Update di KDZ_Updaternya
  9. Tunggu dan beberapa menit., saat proses tampilan di handphone saya berganti ke mode download. Kalau sudah selesai, nanti handphone agan akan reboot otomatis.
  10. Apabila sukses maka handphone akan menyala seperti saat anda membeli handphone baru.
Semoga carita pengalaman yang saya bagi ini bisa membantu anda yang membutuhkannya.


Share:

Monday, November 17, 2014

Samsung Galaxy Grand Prime & Grand 2


 
Penampakan Galaxy Grand Prime & Galaxy Grand 2 (dari gsmarena)


Setelah sebelumnya saya membuat artikel mengenai Galaxy Core Max, sekarang saya ingin membicarakan update mengenai seri Galaxy Grand yaitu Galaxy Grand Prime dan Grand 2. Walaupun Grand Prime dirilis hampir bersamaan waktunya dengan Galaxy Grand 2, tetapi tipe Grand 2 lebih populer digunakan.

Apakah perbedaan diantara keduanya? Mari kita lihat langsung dari tabel komparasi yang disediakan oleh gsmarena.com:

Komparasi spesifikasi antara Grand Prime vs Grand 2 (dari gsmarena), klik untuk memperbesar gambar.

Dilihat dari spesifikasi diatas terlihat bahwa Grand 2 lebih unggul dengan ram yang lebih besar, ukuran dan kepadatan pixel layar yang lebih baik, tapi dengan kapasitas baterai yang sama (2600 mAh), maka diperkirakan Grand Prime akan lebih awet dan tahan lama dalam masalah baterai. Sementara sebaliknya keunggulan Grand Prime hanya pada kamera depan (5 MP vs 1,9 MP) dan juga dalam masalah harga. Saat saya melakukan survei harga di Lazada saya mendapatkan harga Grand Prime di kisaran Rp. 2.700.000,- dibandingkan dengan Grand 2  di Rp. 3.200.000,-

Melihat fakta-fakta diatas, maka untuk memilih gadget mana yang tepat akan saya kembalikan kepada diri anda masing-masing. Manakah gadget yang sesuai dengan kebutuhan dan tentunya budget anda.

Share:

Wednesday, November 12, 2014

Cara Menunjukan Presentase Baterai di Android KitKat

Hari ini saya mencoba mengupgrade android saya (Galaxy S Advance) menggunakan Carbon Rom KitKat. Karena saya sudah melakukan root dan sebelumnya juga menggunakan costum rom (Light JB), maka prosesnya tidaklah terlalu rumit.

Setelah selesai melakukan upgrade, ternyata saya baru sadar bahwa ada 1 fitur android Jelly Bean yang saya tidak temukan, yaitu menampilkan angka presentase dari baterai. *Edit 14/11/14, setelah saya mencoba mengutak-atik android saya hari ini, ternyata opsi untuk mengubah display battery sudah disediakan oleh Carbon KitKat, bahkan opsinya sangat bagus.

Perbandingan dari screenshot, kiri saat masih menggunakan LightJB, dan kanan dengan Carbon KitKat

Sayapun lalu mencoba mencari tahu, apakah fitur ini memang benar-benar tidak ada di KitKat. Ternyata Google sudah membuat fitur ini, tapi sampai dengan versi ini, fitur ini masih belum sempurna sehingga masih disembunyikan. Permasalahannya adalah apabila diaktifkan, angka presentase dari sisa tenaga baterai berada di dalam gambar baterai, berbeda dengan versi Jelly Bean, dimana angka presentase ada di sebelah kiri gambar baterai. 

Adapun untuk mengaktifkannya terdapat 2 buah cara:
  1. Menggunakan Aplikasi“Percent Enabler”. Aplikasi ini bisa diunduh langsung di google play, dan bisa langsung diaktifkan dengan mudah disana.   
  2. Menggunakan "ADB Command". Untuk bisa mengaktifkan dengan cara ini anda membutuhkan emulator terminal (command prompt di Linux). Carilah Android Terminal Emulator di Google Play dan selanjutnya masukan command ADB shell content insert – URL content://settings/system – bind name:s:status_bar_show_battery_percent – bind value:i:1
 
Aplikasi Percent Enabler di Google Play

 
Aplikasi Terminal Emulator di Google Play



Begitulah kira-kira tips yang saya temukan hari ini. Semoga bermanfaat dan bisa membantu orang-orang yang membutuhkan informasi ini.


NB: Saat membuat artikel blog ini, saya juga menemukan hal yang baru, biasanya sewaktu di JB, untuk mengambil screenshot di android kita menekan tombol home+power, tapi di KitKat ini ternyata sudah berubah menjadi tombol volume down+power :D

Share:

Tuesday, November 11, 2014

Produk Samsung Selanjutnya, Galaxy Core Max

Galaxy Core adalah seri smartphone android pintar dari Samsung. Setelah muncul pertama kali pada May 2013 (I8262), seri ini terbukti cukup diterima dan disukai oleh para pengguna smartphone. Berbekal processor dual-core dan juga memiliki fasilitas dual-sim card, membuatnya mencuri perhatian para pengguna, apalagi seperti di Indonesia, dimana sangat umum ditemui orang yang menggunakan lebih dari 1 provider jaringan telekomunikasi.

Galaxy Core  (gambar dari gsmarena.com)


Seri Core dilanjutkan oleh Galaxy Core II yang dirilis pada Juni 2014. Namun ternyata berbeda dari ekspektasi saya, Core II bukanlah upgrade sesungguhnya dari Core yang pertama, walaupun processornya naik dari Dual-core 1.2GHz ke Quad Core 1,2 GHz tapi terdapat penurunan spesifikasi yang cukup terlihat, seperti pada kapasitas memory, dari 8 GB internal dan 1 GB RAM menjadi 4 GB, 768 MB RAM. Padahal kita tahu sebagai turunan dari Linux, OS Android membutuhkan kapasitas RAM dan juga penyimpanan internal untuk aplikasi yang lapang dan mumpuni.

Galaxy Core II (gambar dari gsmarena.com)

Namun jangan risau, saya mendengar berita bahwa Samsung akan segera mengeluarkan seri Core terbaru yaitu Galaxy Core Max, dan melihat dari spesifikasi yang tertulis disana, ada kemungkinan ini adalah upgrade sejati untuk seri Galaxy Core. 

Spesifikasi:
Processor :  1.2GHz quad-core CPU
Memory   :  1GB dengan 8GB kapasitar internal memori
Layar      :  4.8” Super AMOLED dengan qHD resolution (960 x 540 pixels)
Baterai    :  2,200mAh
Kamera   : 8MP kamera belakang dan 5MP kamera depan

Melihat spek diatas memang lebih baik daripada Core II, walaupun soal memori masih sama dengan Core pertama, tapi peningkatan kamera sepertinya mengikuti jaman, dimana selfie menjadi kegiatan yang digandrungi oleh pengguna ponsel pintar.

Galaxy Core Max (gambar dari gsmarena.com)
Mari kita tunggu kehadiran Galaxy Core Max di Indonesia, dan semoga kehadirannya bisa memuaskan kebutuhan masyarakat akan sebuah generasi handphone pintar yang baru.

Pranala luar:


Share:

Thursday, May 02, 2013

OPPO - Pemain baru ponsel pintar Android hadir di Indonesia


Akhir-akhir ini di televisi kita bisa melihat iklan tentang ponsel pintar dengan merek OPPO. Tentu saja saya juga berpikir keras tentang merek ini. Merek ini terdengar asing di telinga, maka saya pun mencoba mencari tahu, siapakah OPPO ini dan apa produk-produk unggulannya.

Ternyata OPPO sendiri adalah perusahaan elektronik yang sudah berdiri sejak tahun 2004. Untuk dunia ponsel perusahaan ini memang masih baru. Tapi OPPO ternyata sudah cukup terkenal dalam bidang elektronik, terutama pemutar digital (Blu-ray Disc player).

OPPO BDP-83

 





OPPO BDP-83, produk dirilis tahun 2010. Produk ini sekarang sudah tidak dijual, sudah digantikan oleh BDP-103.


OPPO Find 5

Kembali ke iklan yang ada di Media TV nasional, yaitu produk ponsel pintar. Produk yang ditampilkan adalah Find 5 yaitu ponsel flagship /produk unggulan dari perusahaan tersebut.















Find 5 merupakan ponsel pintar dengan kemampuan yang cukup mumpuni. Ponsel pintar ini diperkuat prosesor Qualcomm Snapdragon S4 APQ8064 (1.5 GHz, Quad Core - Krait), memiliki layar Full HD 1080p berukuran 5 inci, yang datang dengan kepadatan piksel 441 ppi. GPU Adreno 320. Memori internal 16/32 GB, 2 GB RAM. Kamera 13 MP, 4128x3096 pixels dengan autofokus juga LED flash. Sistem operasinya menggunakan Android OS, v4.1 (Jelly Bean). Ponsel ini juga dibekali dengan baterai Li-Ion dengan daya 2500 mAh.

Keunggulan tersebut, terutama kepadatan layarnya sedikit mengagetkan saya, karena kepadatan piksel 300-an sudah cukup mumpuni di mata saya. Namun kekurangnnya mungkin tidak adanya akses untuk penyimpanan media eksternal (SD-Card). Produk OPPO yang satu ini hadir melawan kelas premium dari ponsel pintar android lain seperti HTC DROID DNA atau Sony Xperia Z / ZL.

Pranala Luar mengenai ponsel ini:


Produk Lain dari OPPO:
OPPO FIND ( Qualcomm Snapdragon S4 APQ8064 (1.5 GHz, Dual Core - Krait)
























Pranala luar untuk OPPO Finder:


Penutup
Melihat adanya produk ponsel baru, menambah pilihan yang bisa kita ambil. Apakah OPPO bisa menarik hati konsumen seperti produk yang sudah hadir sebelumnya (Samsung, HTC, Sony)? Kita akan lihat sendiri kedepannya.


Share:

Welcome to my blog